Sunday, 9 September 2018

Story of Adventure day 4

Bismillah.. Day 4
Drama dipagi hari

A beautiful day.. Alhamdulillah Jam 6.15 semua sudah selesai. Anak-anak moodnya lagi bagus, smiling along this morning. Tinggal berangkat sekolah.. Bismillahi tawakaltu 'alalloh walahaula walaa quwatta ilaa billaah.. Bruuum..

Sampai disekolah.. Motor sudah diparkir. Abang sudah turun.
"Bunda.. Salim.. "
Aku mengulurkan tangan.
"Abang berangkat ya bun.. Assalamu'alaykum.." Katanya sambil berlari.
"Wa'alaykumussalam warohmatulloh
Dadah abang.. Sampe ketemu nanti lagi ya insyaaAlloh.."
Trada.. Anak wedok siji kok belum turun motor. Kuliat wajahnya cemberut.

"Bunda, kakak malu sekolah pakai sandal" katanya sambil menahan airmata.  Oalah, ternyata kakak pakai sandal tho, mungkin tidak sadar tadi waktu keluar pintu rumah.  Padahal banyak juga temannya yang pakai sandal, tapi karena dia tidak terbiasa, mungkin rasanya berbeda.

Ehem.. Komunikasi produktif.. Produktif (terngiang-ngiang di telinga)

" kakak rasanya malu ya.. (Empati) bunda juga dulu pernah begitu waktu sd, salah pakai seragam, tapi ternyata ngga dimarahin sama bu guru (refleksi pengalaman), temen kakak yang pakai sandal dimarahin ustadzah ga? Digodain temen-temennya ngga?"
"Ngga.."
"Ok, setiap orang pernah lupa, salah, kalah, tapi selama itu bukan melanggar perintah Alloh, atau mengerjakan yang dilarang Alloh, gpp insyaaAlloh kak.."
(Nah ini kepanjangan ga ya? Apa ga perlu ya?)

Kakak masih diam, tapi sudah lebih santai. Aku peluk, ku cium kepalanya..
"Sekarang, senyum dulu.. Belum boleh ke kelas kalau belum senyum ah.." Aku tersenyum, mencubit pipinya.. MasyaaAlloh sudah besar kakak sekarang. Kakak tersenyum.. Memelukku..

"Salim bun.. Assalamu'alaykum.."
"Wa'alaykumussalam warohmatulloh
Baarokaallohu fiik.. Semoga Alloh mudahkan belajarnya.. Dadah.."
Kakak berlari kecil, bersamaan bel masuk berbunyi..
Hufh.. Berhasil produktif ngga tadi ya?

#hari4
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#KuliahBundaSayang
#InstitutIbuProfesional

Story of Adventure 3

Bismillah .. Day 3

Hari ini, poin perbaikannya masih sama, waktu menghafal. Seperti biasa, sebelum maghrib sudah sounding, kapan menghafal sabaq sabqi.

Qodarulloh kepalaku pusing, ditambah asma' mengantuk sepertinya, jadi agak rewel. Akhirnya, tugas muroja'ah dialihkan ke suamiku. Aku menggendong asma ke belakang sebentar.

Setibanya di kamar, entah kenapa kakak sedang menangis disamping suamiku. Suamiku senyum, sambil mengangkat tangannya didepan dada, isyarat untuk stop. Ok. Itu artinya aku tidak usah ikut campur.

Tring, aku jadi teringat komunikasi produktif dengan suami, kali ini suamiku yang menyampaikan pesan dan aku menerimanya dengan baik. Kaidah 7-38-55, eye contact.

Aku keluar kamar, mengajak asma main keluar sebentar, sudah tidak rewel anaknya. Beberapa menit kutengok kakak sudah hafalan. Tidak sedih lagi wajahnya.

Malamnya aku berniat bertanya, tadi kenapa menangis? Qodarulloh, karena pusing, aku ketiduran.

Oya, di beberapa kejadian spontan hari ini, nampaknya aku masih gagal di poin mengendalikan emosi. Semangat.. Semakin menantang..

Dan terakhir, ingatkan diri NHW bukan untuk badge, tapi semata untuk memperbaiki diri 💕

#hari3
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiProduktif
#kuliahBundaSayang
#institutIbuProfesional

Saturday, 8 September 2018

Story of adventure day 2

Bismillah.. Day 2

Hari kedua, sepertinya aku akan berganti poin, pulang sekolah sudah ketemu solusinya. Tinggal istiqomah dibiasakan. Sekarang yg perlu diperbaiki adalah waktu muroja'ah tahfidz dan siap-siap berangkat sekolah. Waktu muroja'ah ada 3 kali, sabaq, sabqi dan manzil. Kami pernah membuat jadwal bersama-sama, disepakati manzil sesudah sholat ashar, sabqi sesudah maghrib, sabaq sesudah isya.

Manzil/murojaah juz sebelumnya berjalan lancar, kakak menyelesaikan dengan baik karena sudah hafal, jdi tidak lama. Nah, dibagian sabaq/hafalan baru ini yg perlu trik karena harus berulang-ulang dan lama. Kadang berakhir dengan merajuk. Dibagian ini aku memilih diam menepi, daripada emosi.

Baiklah.. Kita mulai dari mengajak kakak hafalan sabaq. Mulai diingatkan sebelum maghrib.
"Kakak, nanti sabaqnya mau setelah maghrib atau setelah isya?" (memberi pilihan) , dengan intonasi ramah dan senyuman.
"Em.. Habis maghrib, eh habis isya aja bun, habis maghrib kan sabqi"
"Ok.. "
Pas sehabis sholat isya, ternyata ada anak tetangga main ke rumah. Hiya.. Ini ujian. Ternyata aku keterlepasan menyampaikan sesuatu yang tidak produktif.
"Kakak, hafalan lho ya"
Dan kakak jawabnya juga jadi tidak produktif.
"Iyaaa.. Kan kakak bukan mau main" sambil wajahnya juga cemberut persis sepertiku.
Alhamdulillah masih sadar kalau itu salah. Yuk ganti cemberut dengan senyum. Ternyata mengganti dalam waktu singkat itu tidak mudah ya? Ada hati yang tidak rela kalah, ada nafsu yang tetap ingin cemberut. Subhanalloh.. Dan sepertinya aku tidak minta maaf semalam. Hiks maafkan bunda ya nak..
"Alhamdulillah, anak sholihah, waktunya dipakai untuk yang istimewa, masyaaAlloh, ayuk.."
"Ngapain bun?" ( hiyaa.. Ngapain lagi.. )
"Hafalan naak" (tahan emosi)
"Oh iya"
Ambil alquran. Dan hari ini tidak lama-lama, begitu terlihat bosan, sudah kuhentikan.

Masih harus diperbaiki lagi.. Ok besok masih di poin ini insyaaAlloh.



#hari2
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiProduktif
#kuliahBundaSayang
#institutIbuProfesional

Thursday, 6 September 2018

Story of Adventure day 1 🌿

Bismillah.. 

Musim segera berganti.. Langit kelabu mulai sering menghiasi. Apakah yang kelabu itu tidak menyenangkan? Aku senang.. Karena aku sudah rindu hujan..

Alhamdulillah.. Berganti musim, semoga juga menjadikanku lebih baik. Oya, setelah memutuskan untuk belajar lagi tentang pengasuhan, here we are.. Bi idznillah, aku masuk di kelas bunda sayang IIP jogja batch . Ready for snorkling, find the diamond..

Oya, kali ini aku berazzam sungguh-sungguh berniat untuk memperbaiki pengasuhan (Semoga Alloh ridho dengannya). Jadi tujuanku bukan badge ataupun gelar excelent (aku tidak bilang itu buruk, tapi untukku itu hanya bonus)

Materi pertama sangat menarik, pas sekali dengan kekuranganku. KOMUNIKASI PRODUKTIF. Hampir mirip komunikasi asertif yang pernah aku pelajari (tapi belum dipraktikkan hehe). Pada intinya, menjalankan komunikasi yang efektif, biar pesan tidak salah disampaikan.

Aku sudah meringkas materinya. Manual. Tulis dibuku. Entahlah, lebih suka begitu, kurasa ilmunya lebih mudah diserap kalau kita menuliskannya juga.





Tugas (di IIP disebut NHW -Nice Home Work) kali ini adalah mempraktikkan komunikasi produktif. Aku memilih anak sulungku sebagai partner belajar. Aisyah (7y).  Selama ini dengannya aku rasanya kurang produktif dalam berkomunikasi. Kemudian dibuat daftar rutinitas yang selama ini paling banyak menguras emosi atau bahkan jarang ditanggapi dengan emosi positif (senyum, pujian). Daftar dibuat dari bangun pagi, sholat subuh sampai waktunya tidur lagi. 

Oya, kenapa aku memilih rutinitas untuk diperbaiki? Karena materi baru ini belum terbiasa dikerjakan, kalau poinnya adalah kejadian spontan, seperti anak mengambek, rebutan dengan adiknya, anak marah meminta sesuatu, rasanya aku nanti repot harus lihat catatan dulu mana yg harus dikerjakan hehe.. Kalau rutinitas, aku bisa memilih respon/ kata dengan cepat karena sudah dipikirkan terlebih dahulu. Berharap kalau yang rutinitas sudah terbiasa, nanti menyusul yg spontan insyaaAlloh lebih mudah.

Ok. Poin yang dipilih adalah saat hafalan dan pulang sekolah. Tapi hari kamis hafalan libur, jadi poinnya diganti pulang sekolah. Sebelum berangkat sekolah, aisyah selalu dibawakan bekal. Didalam tas bekalnya sudah diselipkan selembar kertas. Beberapa bulan yang lalu, aisyah jarang sekali memakan bekalnya, sudah ganti menu, tetap jarang disentuh kecuali sedikit, sering kuselipkan kertas dengan tulisan "kak, dimakan ya bekalnya.." dan tidak berpengaruh pemirsa ^^. Saat belajar komunikasi asertif ( dan ternyata sama dengan materi komunikasi produktif kali ini) kalimat perintah diganti dengan kalimat yang lebih ramah (kali ini bukan diganti pilihan). "Selamat makan ya Aisyah sholihah, bunda sayaaang kakak" atau "kata nasi, dia kepingin masuk ke perut kakak, terus lauk yang lain juga pengin nyusul.. Mereka sedih kalau masih ada dikotak makan..^^ Bunda sayaang kakak". Sedikit-sedikit berpengaruh, sampai saat ini, bi idznillah makanan selalu habis.

Poin lain yang hari ini dipraktikkan yaitu menyambutnya pulang sekolah. Biasanya kan langsung tanya "disekolah belajar apa?" "Ada pr ngga?" (Itu gaya interograsi katanya hihi.. Dan sukses bikin aisyah jdi jarang cerita. Oalah buk buk..) ok kita ganti ya..

Aku sudah menunggu di parkiran motor, saat aisyah keluar dari kelasnya. Langsung kusambut pelukan, jangan lupa senyuman tulus ( biasanya wajahnya lempeng, alamak jang). "Kakak cape ya.. Bunda kangen deh sama kakak.. "
Aisyah nyengir.. Mungkin berfikir bundanya lagi kenapa? 
Trus kita pulang kerumah. Eh tapi hari ini kami jemput aisyah rame-rame sama ayahnya terus anak-anak minta mampir ke perpusda, jadi dialognya pindah kesana.

Sambil aisyah buka-buka buku.
"Aisyah seneng ya sekolah hari ini? Kayaknya banyak cerita ya disekolah.. "
"Bunda mau kakak ceritain? " lah, ternyata mudah kali mematiknya cerita. Mungkin salah satunya juga karena anaknya sedang happy diajak ke perpus, juga happy ga ditanyain pelajaran. 
"Mau.. "
"Ok. Tadi itu bun, ada anak kelas satu kekunci dikamar mandi... Bla bla bla..." 
Panjaaaaang ceritanya, MasyaaAlloh ternyata begitu cara mengorek ceritanya. Sekolah bukan cuma isinya pelajaran, tapi lebih penting dari ini adalah bagaimana perasaan anak, apakah suasana belajar menyenangkan? 
Alhamdulillah hari ini belajar satu poin, bi idznillah.. ^^


#hari1 
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiProduktif
#kuliahBundaSayang
#institutIbuProfesional

Friday, 23 March 2018

Nhw 9 Matrikulasi IIP batch 5# jogja 1

Bismillah.. Sampai di nhw 5 ^^

Baiklah.. Saya sebenarnya merasa ga konsisten dari nhw 2-9 ini.. Tapi, setidaknya sadar deh kalau belum ketemu benang merahnya. Mudah-mudahan habis ini bisa benerin lagi. Dan... Yg penting lgi sadar kalau selama ini hidupnya going with the flow, ga terencana.. Pas bingung belajar pengasuhan anak harus mulai dari mana, ternyata, mulainya harus dari diri sendiri dulu.. Kalau diri sendiri belum selesai, bagaimana bisa mendidik anak dengan baik.. ^^ that's the point.. Alhamdulillah Alloh tunjukkan dari IIP.. Meskipun ada hal-hal yg saya tidak sepakat, tapi that's ok..

Sunday, 18 March 2018

Nhw 8 matrikulasi iip batch 5#

MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS*

Bunda, setelah di materi NHW#8 kita belajar tentang bagaimana pentingnya menemukan misi hidup untuk menunjang produktivitas keluarga. Maka saat ini kita akan lebih menggali bagaimana menerapkannya secara teknis sbb :
a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)

Nah, setelah saya fikirkan baik-baik.. Yang saat ini saya suka dan semangat untuk dijadikan aktivitas produktif itu tidak sama dengan yang saya masukkan kuadran kemarin, tak apalah setidaknya setiap nhw ini mengajak saya berfikir tentang planning yang selama ini tidak tertata ^^ bismillah.. Saya memilih mengasuh anak-anak dan mengatur rumah tangga sebagai aktivitas produktif saya

b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE DO HAVE” di bawah ini :
1. Mental seperti apa yang harus anda miliki untuk menjadi seperti yang anda inginkan ? (BE)
    Mental pantang menyerah, suka belajar, konsisten
2. Apa yang harus anda lakukan untuk menjadi seperti yang anda harapkan ? (DO)
     Belajar, lakukan, konsisten !!
3. Apa yang akan anda lakukan apabila anda sudah memiliki yang anda harapkan? (HAVE)
     Berbagi dengan orang lain

c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:
1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)
     Ingin menjadi pribadi sholihah dan mendidik anak-anak memiliki adab, ilmu dan akhlak yang shahih
2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahunke depan ( strategic plan)
     Anak-anak berkembang sesuai usianya, aisyah sudah bisa berlatih wirausaha kecil-kecilan, minimal hafalan 5juz, sudah selesai mempersiapkan waktu baligh nya. Ibrahim sudah mandiri, hafalannya minimal 3 juz. Sudah selesai memperbaiki masalah komunikasinya.
3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)
Sudah selesai belajar dasar parenting. Mulai eksyen.. Lakukan.. Dan terus belajar.

Mulailah dengan PERUBAHAN, karena pilihannya hanya satu BERUBAH atau KALAH

Sunday, 11 March 2018

NHW 7 matrikulasi IIP batch 5#

Bismillah..
Alhamdulillah.. Sampai di NHW 7.. Kali ini tentang bunda produktif, melihat bakat diri.

Masuk ke www.temubakat.com
Isi nama lengkap anda, dan isi nama organisasi : Ibu Profesional
Jawab Questioner yang ada disana, setelah itu download hasilnya
Amati hasil dan konfirmasi ulang dengan apa yg anda rasakan selama ini
Lampirkan hasil ST30 (Strenght Typology) di Nice Homework #7

Dan inilah hasilnya..

Hasil Strength Typology
SARI DEWI
Download Versi PDF

SARI DEWI, anda adalah orang yang teratur, rapih, suka melayani dan segala sesuatunya harus direncanakan , suka dengan angka dan data , anda kurang yakin akan sesuatu yang sifatnya intuitif kecuali kalau anda juga punya bakat lainnya yang intuitif , selain memiliki sifat analitis juga banyak idea , senang mempelajari latar belakang, senang olah pikir, menyendiri , senang memotivasi dengan berbagai cara ada yang melalui sifat periangnya ada yang melalui sifat empatinya ada juga karena selalu ingin memajukan orang lain , senang menggabung-gabung kan beberapa teori atau temuan menjadi suatu temuan baru , analitis , rapih , teratur dan bertanggung jawab.




Personal Branding




Jadi menurut hasil test, bakat saya ada di warna merah dan kuning. Agree, hanya untuk.motivator saya masih ragu, apakah benar-benar bisa ^^

Berikutnya yaitu mengkonfirmasi dengan memilah aktivitas harian menjadi AKTIVITAS BISA DAN DISUKAI, BISA TIDAK SUKA, TIDAK BISA SUKA, TIDAK BISA TIDAK SUKA