Showing posts with label night activity. Show all posts
Showing posts with label night activity. Show all posts

Monday, 30 November 2020

I'm back..


Bismillah.. 

Seperti kehidupan, blog ini juga mirip rollercoaster, ada naik turunnya, tapi kebanyakan turun kayaknya.. hehe. Seiring ditutup dan dikuranginya akses ke media sosial, aku jadi sempet nengokin rumah disini. Udah berdebu karena lama ditinggalin. Padahal banyak banget perabot yang pengen aku masukin disini. Baiklah, semoga aku Istiqomah ya bisa berbagi cerita dan ilmu yang tak seberapa..

Sunday, 24 February 2013

Derai Cinta di Malam Dingin..

Anak-anakku sayang, kemarilah..
Sebersit cinta akan bunda bagikan malam ini
Cinta yang lebih agung dari cinta kami, Ayah dan Bunda
Cinta yang tak lekang oleh waktu..

Anak-anakku sayang, esok berpeganglah erat pada buhulnya yang kuat
Saat kau terombang-ambing oleh angin
Saat kau mulai gelisah akan sesuatu
Peganglah erat-erat.. gigit dengan gigi gerahammu..

Anak-anakku sayang, Bunda, Ayah, tak bisa menjaga setiap waktu
Ada kekuatan yang lebih besar yang akan selalu ada
Ada cinta yang lebih besar dari kami yang memilikimu
Ada kasih sayang yang tak mengenal ruang dan waktu menggenggammu lebih erat

Anak-anakku sayang, Dunia akan semakin renta
Mulai berpenyakit, mulai kehilangan sebagian cerita indahnya
Entah esok saat kalian tumbuh menjadi dewasa
Mungkin bebannya akan semakin berat, hingga ia bungkuk dan terbatuk-batuk..

Duhai penyejuk hatiku,
Tak perlu resah jika kalian berjalan pada arah yang benar
Tak perlu bimbang jika kalian berbekal semestinya
Tak hirau mereka yang berjalan berlawanan arah
Saat bekalmu cukup kalian bisa mengajak mereka mengikutimu..

Maka dengarkanlah duhai anak-anakku yang kucintai karena Alloh Ta’ala
Sebuah petuah indah, teriwayatkan seorang shalih

يَا غُلاَمُ، إِنِّيْ أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ: احْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ، اِحْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، إِذَا سَأَلْتَ فَاْسألِ اللهَ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ باِلله  
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam berwasiat kepada Ibnu Abbas Radhiallahu ‘anhu: "Wahai anak kecil, sungguh aku akan mengajarkan beberapa kalimat (nasehat penting) kepadamu, (maka dengarkanlah baik-baik!): "Jagalah (batasan-batasan syariat) Allah, maka Allah akan menjagamu, jagalah (batasan-batasan syariat) Allah, maka kamu akan mendapati Allah di hadapanmu (selalu bersamamu dan menolongmu), jika kamu (ingin) meminta (sesuatu), maka mintalah  (hanya) kepada Allah, dan jika kamu (ingin) memohon pertolongan, maka mohon pertolonganlah (hanya) kepada Allah...”  [Hadits Shahih, Tuhfatul Ahwadzi no. 2516]*)

Maka, bunda kalian yang fakir ini, hanya bisa mengantarkan kalian mencium wangi pesan Rasululloh Shalallahu ‘alaihi wassalam ini..
Meski syair dan puisi mengatakan cinta bunda tak berbatas, sesungguhnya cinta Alloh Ta’ala lebih tak berbatas..
Maka anak-anakku, sungguh peganglah buhul ini erat-erat, agar kau tetap tegar meski kami tak bersamamu lagi..

Yang mencintaimu karena Alloh


*) Kedudukan hadits ini sangatlah agung, sampai-sampai Imam Ibnul Jauzi menggambarkan dengan ucapannya: “(Ketika) aku merenungkan dan menghayati (makna) hadits ini, aku tercengang (terpesona) dan nyaris kehilangan akal, duhai, alangkah ruginya (seorang yang) tidak mengetahui hadits ini dan kurang memahami maknanya” [dinukil dari Jami’ul ‘Ulum wal Hikam: 462] hadist diambil dari artikel pada:






Thursday, 31 January 2013

m.a.l.a.m

Bismillah..
Hssst.. kontemplasi di malam hari.
Menjelang pertengahan malam, hanya terdengar detak jam dinding yang beraturan. Melepas sejenak hiruk pikuk dunia dari hati. Lelah dengan banyak cerita yang kerap menghitamkan jiwa. Gerah dengan berita yang mengajak diri menggenggam dunia erat-erat. Hendak kemana kita ini sebenarnya?
Jika malam tiba, inilah waktuku menghitung diri, khilaf, maksiat, kebodohan.. sebelum menutup mata, yang sungguh kita tidak pernah tau kapan mata ini tertutup selamanya. Ah, tidak pernahkah tersampaikan cerita indah manusia-manusia terbaik, bagaimana mereka mengakhiri harinya.. bebal benar hamba ini..
Berloncatan banyak keinginan. Keinginan dunia yang tak berujung. Maka malam ini berguguranlah, luruhlah.. sisakan harapan yang kekal. Keinginan melihat wajahNya.. keinginan bersama dengan Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam.. keinginan berkumpul bersama orang-orang yang aku cintai di surgaNya. Harapan yang sungguh tertatih sangat aku menggapainya.. tetapi bukankah tak diperkenankan berputus asa atas rahmatNya?