Sunday, 4 March 2018

NhW 6 Matrikulasi IIP batch 5#

Bismillah..

NHW 6..

Tugas berikutnya lebih rigit lagi.. Sekarang aku diminta menuliskan 3 aktivitas yang paling penting.. Menurutku aktivitas yg paling penting : mengasuh anak (memenuhi tangki cinta dan kebutuhannya untuk berkembang), memasak, dan belajar. Dan 3 aktivitas yang tidak penting: main gadget (buka pinterest, lihat timeline fb), membereskan mainan anak sampai memilah sesuatu jenisnya, ngobrol tanpa tujuan dengan orang2 dijalan.

Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana? Sebenernya kalau jujur, lebih banyak untuk kegiatan yang penting, yang perlu dikurangi sedikit dibagian main gadget. MasyaaAlloh dgn 3 anak Alloh berikan waktu senggang yang tidak banyak. Betapa menyenangkan.. 😊

Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya yaaa..
Ok.. Siap.. Bismillah..

Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, beri kandang waktu dan penuhi cut off time.
Aktivitas rutin saya terdiri dari aktivitas pribadi yaitu misal sholat, dzikir pagi petang, baca alquran, mandi, olahraga; dan aktivitas keluarga misal: antar jemput sekolah, memasak, membereskan kamar, menyapu.
"Kandang waktu" untuk aktivitas rutin, saya jadwalkan dipagi hari pukul 04.00-10.00 dan dilanjutkan siang jam 12-14 lalu petang pukul 16.00-19.00

Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda
Siap.. Bismillah.. InsyaaAlloh

Setelah tahap diatas selesai anda tentukan, buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan

04.00-10.00  jadwal rutin
10.00-12.00 jadwal dinamis untuk meningkatkan jam terbang
12.00-14.00 jadwal rutin
14.00-16.00 jadwal dinamis
16.00-19.00 jadwal rutin
19.00-21.00 jadwal dinamis (jika kondisi anak2 memungkinkan)

Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik?

Bismillah.. Semangat konsisten... ^^

Sunday, 25 February 2018

NHW 5 MAtrikulasi IIP Batch 5#

NHW 5

Bismillah..
NHW 5 seru... ok gaes, awalnya tugas ini sudah jadi draft, sudah tinggal upload gambar desainnya. Qodarulloh pas pagi ini mau diselesaikan, trada.... ga ada isinya apa-apa.. T_T huwaaa...

#ambil nafas
ok, kita mulai lagi dari awal.. tugas kali ini adalah membuat Desain pembelajaran untuk diri sendiri. awalnya di grup banyak yang bingung INI SURUH NGAPAIN? dan berdasarkan modal penasaran dan rules dari fasil, tidak ada yang benar atau salah, jadi berikut ini hasil berfikir dan cari-cari informasi.

Desain pembelajaran adalah proses untuk menentukan metode pembelajaran apa yang paling baik dilaksanakan agar timbul perubahan pengetahuan dan ketrampilan pada diri pembelajar ke arah yang dikehendaki (Reigeluth) --- ini definisi yang paling mudah dipahami (menurut saya).

Komponen dasar dari desain pembelajaran adalah :
•    Pembelajar ( pihak yang menjadi fokus ) yang perlu diketahui meliputi, karakteristik mereka, kemampuan awal dan pra syarat
•    Tujuan Pembelajaran (umum dan khusus ) Adalah penjabaran kompetensi yang akan dikuasai oleh pembelajar.
•    Analisis Pembelajaran, merupakan proses menganalisis topik atau materi yang akan dipelajari
•    Strategi Pembelajaran, dapat dilakukan secara makro = dalam kurun satu tahun atau mikro = dalam kurun satu kegiatan belajar mengajar.
•    Bahan Ajar, adalah format materi yang akan diberikan kepada pembelajar
•    Penilaian Belajar, tentang pengukuran kemampuan atau kompetensi yang sudah dikuasai atau belum.

 Tentang cara belajar orang dewasa, Knowles memiliki asumsi sebagai berikut :
a.    Orang dewasa perlu dibina untuk mengalami perubahan dari kebergantungan kepada pengajar kepada kemandirian dalam belajar. Orang dewasa mampu mengarahkan dirinya mempelajari sesuai kebutuhannya.
b.    Pengalaman orang dewasa dapat dijadikan sebagai sumber di dalam kegiatan belajar untuk memperkaya dirinya dan sesamanya.
c.    Kesiapan belajar orang dewasa bertumbuh dan berkembang terkait dengan tugas, tanggung jawab dan masalah kehidupannya
d.    Orientasi belajar orang dewasa harus diarahkan dari berpusat pada bahan pengajaran kepada pemecahan-pemecahan masalah.
e.    Motivasi belajar orang dewasa harus diarahkan dari pemberian pujian dan hukuman kepada dorongan dari dalam diri sendiri serta karena rasa ingin tahu.

siapa Knowles dan reigeluth? saya belum cari tahu ya.. ^^

nah.. mudahnya, saya buat skema deh untuk masing-masing pencapaian yang diinginkan seperti di NHW sebelumnya..

skema umumnya begini

dan secara detail, belum saya kembangkan.. hiks.. semoga nanti saya bisa memperbaiki manajemen waktu lagi ya..

sampai jumpa di tugas berikutnya ✋ assalamu'alaykum...

sari ummu aisyah
jogja, injury time 26-02-2018

Sunday, 18 February 2018

NHW 4# Matrikulasi IIP

Nhw 4#

Wah.. Sudah Nhw 4.. Jujur, tugasnya semakin menantang. Mepet deadline >_<

a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?

Ya, parenting dan ilmu agama tetap jadi prioritas utama yang ingin dipelajari. Sejak kuliah, saya sudah bercita-cita menjadi ibu rumah tangga yang baik, istri yang menyejukkan. Dan ilmu agama yang membingkai cita-cita saya, agar tidak keluar dari yang Alloh ridho, seiring anak-anak tumbuh dengan bekal ilmu dari sekolah, saya tak ingin kehilangan pahala juga untuk menorehkan lukisan di kehidupan anak-anak. Misal: saat anak-anak belajar adab dari sekolah, setidaknya saya juga punya ilmunya agar bisa mendampingi mereka menerapkannya dirumah.
Dengan sifat bawaan yang perlu diperbaiki dalam mendidik anak maka saya pun perlu sekali belajar parenting. Sebenarnya, saya punya keinginan untuk berdagang, seperti yang selama ini saya kerjakan, tapi sepertinya belum menjadi prioritas besar untuk saat ini. Tapi saya tambahkan saja, agar bisa masuk milestone ya..


b. Mari kita lihat Nice Homework #2, sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.

Checklist.. Belum konsisten hiks.. MasyaAlloh.. Saya pasti punya alasan, a-z yang bisa jadi memang benar adanya. Tetapi seharusnya tetap berusaha keras. Semoga nhw 4# ini menjadi "trigger" agar bisa melesat lebih baik. Aamiin

c.Baca dan renungkan kembali Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.

Saya yang tidak ingin berada di depan publik, bukan berkepribadian "artis", memilih untuk berperan yang membuat saya gembira, yang tak pernah bosan, tanpa merasa segan, yaitu menjadi ibu rumah tangga dan berbagi manfaat dengan orang lain.

Misi hidup : menjadi ibu dan istri yang baik, berbagi ilmu dan manfaat dengan sesama

Bidang       : ilmu agama, parenting, ilmu lain yang saya punya, harta yang Alloh titipkan

Peran          : saat ini saya tidak punya cita-cita berperan besar diluar rumah, nomor satu dalam prioritas saya sesuai kesepakatan dengan suami adalah menjadi ibu rumah tangga murni, maka misi saya untuk berbagi akan dijalankan sesuai kadar kemampuan yang ada.

d. Setelah menemukan 3 hal tersebut, susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.

Untuk parenting dan bekal saya berdagang nantinya, saya berharap bisa belajar dari tahapan IIP seperti yang dicontohkan yaitu belajar:
1. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak
2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga
3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll.
4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang

Ilmu agama, target saya adalah tahsin, bahasa arab, belajar riyadush sholihin, parenting islami.

e. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup

KM 0 pada usia 34th, tidak mengapa memulai dari nol, semoga bisa berakselerasi nanti..  berkomitmen tinggi akan mencapai 10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang di satu bidang tersebut, agar lebih mantap menjalankan misi hidup. setiap hari mendedikasikan 2 jam waktunya untuk mencari ilmu, mempraktekkan, menuliskannya bersama dengan anak-anak.

Milestone yang ditetapkan oleh ibu tersebut adalah sbb :
KM 0 – KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai ilmu seputar pengasuhan Bunda sayang dan parenting islami
KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Shaleha
KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda produktif


f. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

Sementara Belum ada perubahan, insyaAlloh akan saya evaluasi lagi per bulan. Semoga bisa istiqomah 💕

g. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan

Bismillah... Semangat berlari mengejar ketertinggalan ✌🏻️

Tuesday, 13 February 2018

NHw 3 matrikulasi IIP batch 5#

Nhw 3#


Tugas nhw 3# ini pas bapak dirawat di rumah sakit, qodarulloh harus bolak balik rs dan si ayah terpisah di jogja sana sama aisyah.. Alhasil tugas 1 menyusul euy..

Ok.. Siap nyicil tugas..

Potensi/kelebihan anak

Aisyah alfiyaturrohmah arifah (7y2m)
MasyaaAlloh tabarokalloh.. Anak sulung kami ini dianugerahi ingatan yang kuat, cerdas, kreatif, empati, dan senang belajar. Ananda suka menggambar, memasak, dan membuat kreatifitas dari barang-barang bekas. Perasaannya lembut dan mudah tersentuh.

Ibrahim Imamul Hunafa (4y6m)
MasyaaAlloh Tabarokalloh.. Anak laki-laki satu-satunya, dianugerahi sifat yang penyayang, dia yang sering mencium dan memeluk bundanya, menjaga adiknya, dan berkeinginan merawat bunda dan ayahnya dihari tua, mengajak kami mengunjungi mekah, membelikan bundanya apa yang diinginkan.. MasyaaAlloh, semoga Alloh Ta'ala ijabah keinginannya yang mulia ^^
Anak yg aktif, suka bergerak, kreatif ( membuat benda2 sesuai imajinasinya terutama kesukaannya pada robot), mahir membuat robot atau bentuk lain dari lego/lassy. Senang membantu oranglain.

Asma Humaira Arifah (9m17d)
MasyaaAlloh tabarokalloh.. Asma diberikan keistimewaan oleh Alloh, kelahirannya pun telah memberikan kami pelajaran besaar yang tidak kami dapatkan dari kedua kakaknya. Kelainan jantung bawaan dengan kompleksitas yang tidak biasa. Dan kami berharap ia akan tetap mulia dengan keistimewaannya. Asma, cerdas, senang makan apa saja, riang, senang memanggil orang2 yg dikenalinya, mudah belajar..
Semoga sehat selalu ya nak.. ^^

Jagalah Alloh nak, sehingga Alloh akan menjagamu, penjagaan yang terbaik.. Sehingga Alloh akan mencintaimu, cinta yang terbaik.. Baarokallohu fiikum.. 💕

Berikutnya adalah potensi diri
Saya adalah tempaan dari kehidupan yang keras, terbiasa mandiri, senang belajar. Punya banyak passion, suka seni, menggambar/lukis, fotografi, masak, parenting,hampir sebagian besar isi pinterest saya suka ^^
Religius, selalu berkeinginan lebih baik.
Suka menulis ( masih punya keinginan membuat buku insyaaAlloh suatu hari nanti).

Nah, kenapa saya dan suami diberikan potensi sedemikian untuk membersamai anak2 tumbuh. Saya yang berkeinginan menggebu-gebu dan suami yang easy going. Saya yang melankolis plegmatis dan suami yang koleris sanguinis. Semua saling melengkapi, sehingga masing2 menutupi kelemahannya. MasyaAlloh.. Setelah kami tuliskan, ternyata begini cara Alloh jadikan kami satu team menuju surga. Aamiin..

Berikutnya adalah lingkungan..
Hidup kami beberapa tahun ini adalah nomaden, lingkungan rumah pertama kami di pondok aren, tangsel, relatif baik, tantangannya adalah menyesuaikan diri dengan tetangga dari beragam suku dan dengan karakternya masing2.  Berikutnya, kami tinggal di pangkalpinang, tantangan kami adalah adat yang berbeda, daerah tinggal yang sepi, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk anak-anak. Berikutnya, kami tinggal di jogja, tantangan kami adalah agar lebih bersabar karena tinggal dengan banyak orang dalam satu rumah, menciptakan suasana belajar yang baik untuk anak2 dengan satu aturan keluarga kecil kami, tanpa menyakiti anggota keluarga besar yang tinggal satu rumah.
Meskipun kami belum banyak berkontribusi pada lingkungan sekitar, setidaknya dengan berbekal pengalaman kami hidup di daerah yang berbeda-beda, kami berusaha untuk membantu orang-orang disekitar kami untuk bisa mempunyai penghasilan tambahan, meskipun tidak banyak.
Alhamdulillah 'ala kulli haal.. Kami selalu berdoa agar didekatkan dengan ilmu dan janganlah dijauhkan dari orang2 sholeh, agar apapun tantangannya, tidaklah terasa berat..

Sunday, 4 February 2018

#NHW 2 MATRIKULASI IIP BATCH 5#

Bismillah..


Setelah memahami tahap awal menjadi Ibu Profesional, Kebanggaan Keluarga. Pekan ini kita akan belajar membuat

CHECKLIST INDIKATOR PROFESIONALISME PEREMPUAN”

  1. Sebagai individu

       2.  Sebagai istri

       3.  Sebagai Ibu

Buatlah indikator yg kita sendiri bisa menjalankannya. Buat anda yang sudah berkeluarga, tanyakan kepada suami, indikator istri semacam apa sebenarnya yang bisa membuat dirinya bahagia, tanyakan kepada anak-anak, indikator ibu semacam apa sebenarnya yang bisa membuat mereka bahagia.Jadikanlah jawaban-jawaban mereka sebagai referensi pembuatan checklist kita. Buat anda yang masih sendiri, maka buatlah indikator diri dan pakailah permainan “andaikata aku menjadi istri” apa yang harus aku lakukan, “andaikata kelak aku menjadi ibu”, apa yang harus aku lakukan. Kita belajar membuat “Indikator” untuk diri sendiri

Kunci dari membuat Indikator kita singkat menjadi SMART:

  • SPECIFIC  (unik/detil)

  • MEASURABLE (terukur, contoh: dalam 1 bulan, 4 kali sharing hasil belajar)

  • ACHIEVABLE (bisa diraih, tidak terlalu susah dan tidak terlalu mudah)

  • REALISTIC (berhubungan dengan kondisi kehidupan sehari-hari)

  • TIMEBOND (berikan batas waktu)

tugas kedua ini semakin menantang ^^ karena selain berfikir sendiri, kita juga perlu interview anak-anak dan suami.. dan tantangan berikutnya adalah... memindahkan data excel ke dalam blog..

https://docs.google.com/spreadsheets/d/1WV1jG6PU08J6rygbnGn1FHpPgSzKCHHgNSn8NOAIk4U/edit?usp=sharing

Sunday, 28 January 2018

#NHW 1 MATRIKULASI IIP batch #5




Bismillah..

WELCOME HOME.. ^^

Senang sekali, dapat tugas menulis. Setelah sekian lama blog ini penuh sarang laba-laba.. heuheu..akhirnya dipaksa untuk bisa menyempatkan wakttu mengalirkan isi kepala.

Semoga istiqomah dan Alloh Ta'ala ridho. Sekian mukadimah.

Apa itu IIP? nah ini mudah-mudahan bisa saya buatkan tulisan tersendiri kapan-kapan.. hehe..



Sebagai pelajaran dasar, dalam materi “ADAB MENUNTUT ILMU”  NICE HOMEWORK kita kali ini adalah:

1.    Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini.

2.    Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut.

3.    Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut?

4.    Berkaitan dengan adab menuntut ilmu, perubahan sikap apa saja yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut.

Here it is... Hasil perenungan beberapa hari ini... 

 1.ILMU YANG INGIN DITEKUNI?

      Nah, pertanyaan ini jawabannya bisa banyak sekali. Sebagai seseorang yang sangat senang belajar hal-hal baru, rasanya banyak sekali ilmu-ilmu yang menarik untuk dipelajari. Passion saya di sewing, masak memasak, bisnis, fotografi,lukis, hiya.. cukup segitu dulu. Tetapi kita memang harus fokus pada satu dua hal yang kita anggap bermanfaat besar di universitas kehidupan ini. Dan ilmu yang ingin saya tekuni adalah...... AGAMA dan PARENTING. Ini sudah paket yang tidak lagi bisa dipisahkan. 

2. ALASANNYA?
      Ilmu dipelajari tujuannya yang utama adalah untuk menghilangkan kebodohan dari diri. dan para Ulama memberikan kaidah untuk mendahulukan ilmu yang paling penting kemudian baru yang setelahnya dan setelahnya. dan menurut yang saya pelajari, ilmu agama adalah terpenting dari ilmu lainnya. parenting, karena ini wajib dimiliki orangtua karena pertanggungjawabannya kelak dalam "mewarnai" anak-anaknya didunia.

3.  STRATEGINYA?

       strategi  menuntut ilmu yang saya pilih:
               1. mengikuti "sekolah" parenting offline dan online
               2. menghadiri kajian agama rutin offline 
               3. mendengarkan kajian audio online (untuk percepatan)
      4. PERBAIKAN ADAB 
            Yang utama adalah menyiapkan hati untuk menerima ilmu, berusaha menghilangkan perasaan "sudah tau", berusaha mengikuti tepat waktu, bersungguh-sungguh mengerjakan tugas,  berlemah lembut kepada yang menyampaikan ilmu, tidak mudah menyebarkan ilmu tanpa sumber yang shahih.(banyak yang harus diperbaiki ^^)

Alhamdulillah tugas sudah selesai.. semoga membawa perbaikan diri.. Salam ibu profesional ^^

Yogyakarta, 28 Januari 2018
rainy night
      


Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu berkata,
تَعَلَّمْ الْعِلْمَ فَإِنَّ تَعَلُّمَهُ لَكَ حَسَنَةٌ ، وَطَلَبَهُ عِبَادَةٌ ، وَمُذَاكَرَتَهُ تَسْبِيحٌ ، وَالْبَحْثَ عَنْهُ جِهَادٌ ، وَتَعْلِيمَهُ مَنْ لَا يَعْلَمُهُ صَدَقَةٌ ، وَبَذْلَهُ لِأَهْلِهِ قُرْبَةٌ .
Tuntutlah ilmu (belajarlah Islam) karena mempelajarinya adalah suatu kebaikan untukmu. Mencari ilmu adalah suatu ibadah. Saling mengingatkan akan ilmu adalah tasbih. Membahas suatu ilmu adalah jihad. Mengajarkan ilmu pada orang yang tidak mengetahuinya adalah sedekah. Mencurahkan tenaga untuk belajar dari ahlinya adalah suatu qurbah (mendekatkan diri pada Allah).”
Ali radhiyallahu ‘anhu berkata,
الْعِلْمُ خَيْرٌ مِنْ الْمَالِ ، الْعِلْمُ يَحْرُسُك وَأَنْتَ تَحْرُسُ الْمَالَ ، وَالْمَالُ تُنْقِصُهُ النَّفَقَةُ ، وَالْعِلْمُ يَزْكُو بِالْإِنْفَاقِ
Ilmu (agama) itu lebih baik dari harta. Ilmu akan menjagamu, sedangkan harta mesti engkau menjaganya. Harta akan berkurang ketika dinafkahkan, namun ilmu malah bertambah ketika diinfakkan.”


Sumber : https://rumaysho.com/1762-keutamaan-belajar-islam.html
Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu berkata,
تَعَلَّمْ الْعِلْمَ فَإِنَّ تَعَلُّمَهُ لَكَ حَسَنَةٌ ، وَطَلَبَهُ عِبَادَةٌ ، وَمُذَاكَرَتَهُ تَسْبِيحٌ ، وَالْبَحْثَ عَنْهُ جِهَادٌ ، وَتَعْلِيمَهُ مَنْ لَا يَعْلَمُهُ صَدَقَةٌ ، وَبَذْلَهُ لِأَهْلِهِ قُرْبَةٌ .
Tuntutlah ilmu (belajarlah Islam) karena mempelajarinya adalah suatu kebaikan untukmu. Mencari ilmu adalah suatu ibadah. Saling mengingatkan akan ilmu adalah tasbih. Membahas suatu ilmu adalah jihad. Mengajarkan ilmu pada orang yang tidak mengetahuinya adalah sedekah. Mencurahkan tenaga untuk belajar dari ahlinya adalah suatu qurbah (mendekatkan diri pada Allah).”
Ali radhiyallahu ‘anhu berkata,
الْعِلْمُ خَيْرٌ مِنْ الْمَالِ ، الْعِلْمُ يَحْرُسُك وَأَنْتَ تَحْرُسُ الْمَالَ ، وَالْمَالُ تُنْقِصُهُ النَّفَقَةُ ، وَالْعِلْمُ يَزْكُو بِالْإِنْفَاقِ
Ilmu (agama) itu lebih baik dari harta. Ilmu akan menjagamu, sedangkan harta mesti engkau menjaganya. Harta akan berkurang ketika dinafkahkan, namun ilmu malah bertambah ketika diinfakkan.”


Sumber : https://rumaysho.com/1762-keutamaan-belajar-islam.htmlApa tujuan Allah Ta'ala menciptakan kita didunia ini? untuk beribadah kepadanya. that"s it. bagaimana kita bisa beribadah bila kita tidak mengilmuinya?    

Wednesday, 3 May 2017

heart breaking

Bismillah..

Hujan disiang hari.. tidak seperti biasanya..
Sendu..
Apalagi setelah penjelasan itu datang..
Subhanalloh.. innalillahi wa innailaihi ro'jiun..
Rasanya sempurna sekali sore ini menjadi gelap..

Dan akhirnya.. tiada lagi tertahan.. pecah sudah tangis, jatuh bulir airmata
Maka..